Kotak Pos

Kotak surat ada di bawah.
Terima kasih sebelumnya.

30 Comments so far

  1. gundul on August 6th, 2008

    jumpa mas joko,

    apa kabar mas? pengen sua sampeyan tapi terlalu banyak kendala. kemaren saja nyaris ketemu mas HAH sewaktu dia mudik ke kaltim tapi saya harus ke desa.

    semoga sehat selalu, dan suatu saat saya dapat jumpa sampeyan.

    salamjabaterat,
    gundul

  2. langitjiwa on August 15th, 2008

    slmt siang mas jokpin,
    sehari tidak berkunjung keblogmu ini,seperti ada yang kurang pada jiwa saya.
    sungguh,jatuh cinta aku dengan kata-kata yg tercipta dari rasa jiwamu.
    dan saya ingin mas berkunjung keblog saya,dan memberi komentar pada sajak-sajakku itu,agar aku belajar dari lautan ilmu,mas.

    salamku,
    langitjiwa

  3. rizky wzhyujati on August 16th, 2008

    saya minta bantu edit puisi brkut. trimakasih sblumnya.

    SENYUM

    dari Fovea sentralis
    memancarkan pelangi planar
    di irisnya

    melewati kacamata

    hingga mengantarkan aku
    pada sebuah kurva senyum

    MENUNGGU MENTARI

    pagi buta
    aku menunggu di bawah Averrhoa bilimbi
    disiram purnama

    pagi
    aku masih menunggu
    masih di bawah Averrhoa

    dan seketika

    embun dedaunan
    embun rerumputan
    terbang ke awan

    PELANGI

    kacamata yang ia lepas
    membiaskan spektrum tujuh warna dari mata beningnya

    .skali lagi trimakasih.

  4. heru on September 5th, 2008

    Salam,
    bagaimana aku tahu website ini adalah original milik Jokpin?
    Saya mohon ijinnya menggunakan 2 3 judul karya mas Jokpin, untuk dilampirkan dalam sebuah surat elektronik, bolehkah?

    -tabik

  5. Budhi Setyawan on September 15th, 2008

    Kang Jokpin, kapan baca puisi di acara rutin tiap bulan Reboan by Pasar Malam (Paguyuban Sastra Rabu Malam) di Wapres Bulungan?

    semoga suatu waktu bisa sempatkan yaa…

    salam,
    Buset.

  6. serakata on September 19th, 2008

    AKHIR

    berapa ingin harus menguji
    langkah menapak suci

    berapa tujuan menjerumus hati
    kita menemu mati

    berapa waktu telah menyepi
    membungkam usia diri

    2008

  7. ira puspitaningsih on October 12th, 2008

    akhirnya kemari juga…

    webnya keren…

    gak bikin lelah mata deh pokoknya…

  8. theophilus jokri on October 13th, 2008

    bagimu, JokPin:

    kehidupan dalam puisi
    puisi dalam kehidupan
    bagimu
    keduanya pasti
    keduanya berarti

    tak perlu dipermasalahkan
    puisi dan kehidupan
    atau kehidupan dan puisi

    karena
    memang keduanya
    jati diri yang pasti

    salam pasti dan salam berarti
    dari surabaya:

    theophilus jokri

  9. jejakperahu on October 13th, 2008

    baku dapa lagi ama meneer jokpin
    kita so suka baca ngoni pe puisi
    sadap dibaca dan mendalam

    cuma torang pengen tahu
    mana dang puisipuisi yang baru
    so banyak dipublikasi
    nyandak ada yang gress

    torangn tunggu ne
    puisipuisi yang baru…

    salam paniki

  10. Wisnu Murti on October 16th, 2008

    Mas,salam hormat dan kenal dari saya….Saya ingin tukar link dengan anda,apa anda berkenan?….saya tunggu kunjungan anda ke blog saya dan replynya?

  11. sentot sa on October 17th, 2008

    bung jokpin
    akan lebih afdol kalau gambar sampul buku itu kalau di klik juga muncul tulisan puisi pusi mu
    kan kita2 orang sulit cari buku-buku itu
    barang kali bagi-bagi rejeki dikit lah…
    beberapa puisi bisa digratiskan dengan meng-klik cover buku itu
    setuju???????????
    yes yes yes

    hidup puisi hidup puisi hidup puisi
    salam dari semarang
    sentot sa

  12. benz on October 22nd, 2008

    om jokpin, salam kenal dulu ya. ^_^ aku diajakin om tspinang maen-maen ke rumah om, tapi belum tau waktunya kapan. semoga jadi deh ya. hehe.

    kalau luang bolehlah mampir-mampir ke halamanku om.

    ^_^

    *dari pemuda yang mencinta puisi.

  13. haris on October 30th, 2008

    blog barunya keren mas jokpin. terima kasih telah mampir di blog saya!

  14. Roy Thaniago on October 30th, 2008

    Mas JokPin, makasih dah mampir ke blog saya. Oia, saya bisa dapatkan email punya Mas? Ada puisi saya yg ingin saya minta komentar Mas Joko. Salam,

  15. aurelia claresta on November 24th, 2008

    terima kasih untuk joko pinurbo yang membuatku jatuh cinta pada puisi-puisi…
    tabik!

  16. chusnul on January 1st, 2009

    subhanallah.., aku dari tadi mencarimu, aku dari tadi mencarri file lama di tiap sel abu-abuku yang menyimpan namamu. aku pernah mengenal nama ini.., ya aku yakin pernah mendengar, atau membacanya. Joko Pinurbo,entahlah dimana, kapan dan dengan indra macam apa aku mengenalnya. yang pasti aku yakin pernah mengenal nama itu.

    subhanallah.., alhamdulillah, tak perlu lama aku mencari nama itu di otakku. aku tahu siapa kamu.

    salam kenal saja dari saya, saya pernah membaca karya anda. dan saya menyukainya.

  17. roni on January 2nd, 2009

    mas jokpin puisi-puisinya kok belum muncul lagi? oh ya tentang celana mas (maksudnya kredo celana) apa ada semua disitus ini?
    thanks ya atas jawabannya, saya tunggu puisi-puisi selanjutnya.

  18. chsusanto on January 29th, 2009

    Lama saya cari, baru ketemu sekarang, Joko Pinurbo, penyair terkemuka abad ini! Mas JokPin, masih ingat saya? Saya dulu mahasiswa panjenengan di Sadhar. Seangkatan sama Mbak Firmina, Yapi Taum, Peter Sanga Lewar, Darko M, Triyanjono, dll. Tolong, kalau ada teman2 mau kontak atau ada reuni di Yogya kabari saya! (Nekad nich, datang2 mau minta tolong). Salam sukses selalu!

  19. rinal w on February 17th, 2009

    terimakasih bung jokpin……..

    setelah membaca puisi anda, saya menemukan gaya penulisan saya yang baru, yaitu menyerahkan makna paa kata…

  20. rinal w on February 17th, 2009

    terimakasih penyair..

  21. vero on March 4th, 2009

    Saya baca puisi Anda, tapi gak ngerti2. Tolong jawab apa maksudnya:
    aku akan tidur nyenyak malam ini
    malam ini pun sakitku akan nyenyak tidurnya

    Makasih.

  22. atut on March 17th, 2009

    mas jokpin…bolehkah saya meminta dibuatkan 1 puisi saja untuk antologi puisi almamater Anda.terimakasih atas kelancangan saya

  23. langitjiwa on March 29th, 2009

    selamat siang,mas Jokpin.

    apa ada rencana mau menerbitkan buku sajak-sajak mas jokpin yg terbaru utk tahun ini.
    kalau memang ada,saya selalu menunggu untuk itu.

    salamku dari Sidoarjo,
    M.Paundra.

  24. nano l basuki on April 23rd, 2009

    mas, seluruh pelosok singkawang telah kususur
    belum kutemu celana itu

  25. arum kahin on May 11th, 2009

    dahsyat…
    titip puisi dan minta komentar donk
    dan komentarnya jangan dari balik sarung ya..
    nih lo puisinya

    Monolog Cinta

    kau bilang kutawarkan cinta kontan
    kau bayar pakai cicilan

    maka kutagih setiap hari
    agar hutang tak menumpuk di malam minggu

    nanti ku buatkan bukti pembayaran
    kalau cinta sudah lunas

    Kalau begitu, berarti cinta bisa dibeli?
    Berapa?

    Hanya dengan beberapa kali jalan-jalan, nonton, makan dan senang-senang

    Berarti cintanya palsu donk!

    Ya cinta yang senang-senang saja itu cinta palsu

    Yang cinta murni gimana?

    Cinta yang tidak hanya senang-senang saja, tapi cinta yang tanggung jawab, cinta yang tidak pura-pura dan apa adanya

    Contohnya!

    Cinta yang tidak berlebih-lebihan, kalau ketemu biasa saja ndak perlu dandan, ndak perlu pakai parfum dan minyak rambut, ndak perlu bawa bunga

    Berarti nggak modal donk

    Justru itu, pasangan yang selalu menuntut ini itu, berarti cintanya juga palsu, cintanya rambut klimis dan bunga, cintanya bukan pada orangnya tapi penampilannya

    Kok bisa

    Ya bisa saja, yang seperti itu kalau orangnya sudah habis parfum dan minyak wanginya, selalu mencari cara untuk menutupi kekurangannya

    Lalu

    Jangan suka minta yang aneh-aneh apalagi sampai ngomel kalau ndak dituruti

    Emangnya kenapa?

    Ya karena cinta itu lembut. Tidak banyak menuntut, kecuali untuk kebaikan bersama, cinta itu ndak bicara kasar, jadi jangan suka bicara kasar

    Oo gitu, tapi kog bisa ya

    Ya bisa, karena Maroeli Simbolon bilang “Cinta, Tai Kucing”

  26. Saherman on June 17th, 2009

    Berkali-kali masuk ke rumah puisi ini, baru sadar kalau tak menemukan mesin pencari di sini. Akan lebih mudah mengobati kerinduan saya pada puisi-puisi Jokpin yang lama jika ada mesin pencari itu.

  27. silvia on October 8th, 2009

    ass mas ,
    adik saya rani baru duduk di kelas 2 SMP di padang . dia menjadi korban meninggal di reruntuhan gedung GAMA waktu gempa melanda padang .Dia menyimpan lebih kurang ada 13 puisi di buku coret - coretannya . Saya sebagai kakak ingin sekali menerbitkan puisi2nya tersebut , cuma saya tak tahu caranya dan bagaimana. Paling tidak buat kado terakhir saya bagi almarhum . bisa di tolong mas ? sebelumnya terimakasih

  28. Antonius W. Trisunu on November 6th, 2009

    Amole…
    Nggak nyangka. Setelah terkenal dengan untaian kata2 yang dirajut menjadi puisi, kini punya web sendiri. Jadi mudah nyarinya. Ko tidak gampang eno… Aku salah satu mantan mahasiswa Pak Jokpin (1988). Dah bertahun-tahun mengais-ngais rezeki di Tanah Papua. Alkisah, aku yang dulu beken dipanggil “gambul”. Setiap Juni dan Desember aku cuti. Minta oleh2 koteka nggak?(Antonius_Trisunu@fmi.com)

  29. Doddy S Yunus on January 15th, 2010

    Salam kenal mas Joko Pinurbo -my senior- …
    Aku amat kangen akan dirimu bila mau menjadi inspirator lahirnya pujangga-pujangga muda bangsa ini.

    Kerennya, lahirnya “Joko-joko pinurbo baru” !

    Aku dg gerakan budaya Indonesia Qta monya buat even lomba cipta puisi, tapi yang gedhe ampe pecahin rekorlah.

    Aku butuh -my senior- mendampingi perjalanan panjang ini. setidaknya, peserta harus kenal ma kebesaran nama Joko Pinurbo … sebagai sesepuh pujangga Indonesia.

    Soalnya kiblat puisi kita mo kemana, hayo … masak masih ke mbah kita Chairil Anwar ?!

    Kalo pesan kilatku -my senior- tanggapi aku kan detail idenya. minta emailnya aja, kang …

    Trim trim .. bisa sms ja di 083890801333

  30. apri damai on February 13th, 2010

    Mas Joko Pinurbo memang sip…..

Leave a Reply