Daftar Postingan»

Musim Celana di Australia

Sajak Ian Campbell

Dengan sikap sayap gemilang dan tajam saya ke pegunungan dekat Sydney. Blue Mountains. Bersifat biru akibat penguapan air dari daun-daun berjuta-juta pohon eucalyptus. Mengendarai mobil jenis godi, ternyata terbang, rasa bebas, karena melepaskan diri dari asap kabut kota Sydney. Menyeberangi puncak gunung, mulai meluncur ke pedalaman Australia. Terkejut, seperti kilat, pikir: ‘Aduh! Saya perlu celana baru.’ Di Bathurst, saya mengembara sepanjang jalan pusat kota. Ya, ada toko perusahan Henry Blowes – Menswear. Saya melonceng di pintu masuk dan pelayan toko keluar dari dinding toko. Yang mukanya serupa celana tipis dan dia mempunyai bintul di hidungnya. ‘Mana celana merek Hard Yakka?’ Kebetulan, saya melihat di atas kertas dinding toko ada tanda huruf potlot - ‘jp’. ‘Sudahkah Joko ke sini?’ Dengan bahasa Indonesia yang lancar, pelayan toko menjawab, berkeluh kesah, ‘Ya, sudah. Dua puluh menit sebelum tuan. Juga, dia membeli celana Hard Yakka. Last pair.’

(2003)

» 9 Jun 2009 | Khazanah |

2 Respon »

wah…suka banget dengan celana ya mas???

8 Jul 2009
Tia:

Hai…….as usual, wonderful..!!!

1 Sep 2009
Tuliskan Pesan

Komentar: